Ia dikenal mengedepankan organisasi pertahanan yang disiplin, pressing tinggi, serta transisi cepat melalui serangan balik.
Pendekatan itu dinilai efektif dalam meredam permainan Vietnam sekaligus memaksimalkan peluang yang dimiliki Indonesia.
Sementara itu, gaya bermain Herdman lebih menitikberatkan pada penguasaan permainan melalui sirkulasi bola.
Meski mampu menciptakan kontrol pertandingan dalam beberapa fase, efektivitas penyelesaian akhir dan antisipasi terhadap serangan lawan masih menjadi pekerjaan rumah bagi skuad Merah Putih.
Perbedaan hasil yang diraih kedua pelatih menunjukkan bahwa strategi dan filosofi permainan memiliki pengaruh besar terhadap performa tim saat menghadapi lawan yang sama.
Baca juga: Hasil Timnas Indonesia vs Vietnam, Jadi Syarat Skuad Garuda ke Semifinal Piala AFF 2026
Kekalahan dari Vietnam menjadi tantangan bagi John Herdman untuk segera melakukan evaluasi agar Timnas Indonesia mampu bangkit dan bersaing pada laga-laga berikutnya di Piala AFF 2026.
