Lebih lanjut, ia menyampaikan optimisme bahwa kolaborasi lintas sektor dapat memperbaiki kualitas ekosistem digital secara bertahap.
Ia meyakini bahwa kerja sama antara pemerintah, parlemen, media, dan platform digital akan menghasilkan ruang informasi yang lebih sehat dan terpercaya.
Dalam kesempatan itu, Ibas juga menyinggung peran regulasi digital yang telah dibangun sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Ia menyebut regulasi tersebut tetap relevan meski terus mengalami dinamika.
Sejalan dengan itu, ia mengapresiasi arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penguatan kedaulatan digital, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun regulasi yang adaptif.
Ibas juga menyoroti tantangan yang dihadapi jurnalis di era digital, termasuk tekanan dalam menjalankan tugas.
Baca juga: Di Luar Substansi Program Utama, Demokrat Kritik BGN Beli Motor Listrik dan Kaos Kaki
Ia menegaskan pentingnya prinsip keberimbangan dalam pemberitaan agar kualitas demokrasi tetap terjaga.
