TAJUKNASIONAL.COM Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) malam hingga Minggu (6/9/2026) terekam melalui citra satelit.
Rekaman tersebut memperlihatkan perubahan kondisi kawasan sekitar gunung api di Selat Sunda sebelum dan setelah erupsi.
Pantauan melalui platform citra satelit Zoom Earth menunjukkan perairan di sekitar Anak Krakatau awalnya berwarna biru gelap.
Perubahan mulai terlihat sekitar pukul 23.00 WIB, ketika kepulan putih hingga abu-abu muncul dari kawasan gunung.
Kepulan tersebut kemudian semakin tebal dan memanjang mengikuti arah penyebaran material vulkanik.
Secara bertahap, warna citra di sekitar perairan juga tampak berubah menjadi jingga kecokelatan.
Perubahan visual serupa terlihat dalam analisis citra Sentinel-2 yang dilakukan Badan Informasi Geospasial (BIG).
Namun, perubahan warna dalam citra tidak berarti seluruh air laut berubah warna secara fisik. Visualisasi tersebut berkaitan dengan keberadaan abu atau material vulkanik yang tersebar dari kawasan gunung.
