Keputusan awal pun dibatalkan. Wasit kemudian memberikan kartu kuning kepada Embolo atas tindakan tersebut.
Kartu kuning itu menjadi yang kedua bagi penyerang Swiss tersebut setelah sebelumnya menerima peringatan pada akhir babak pertama.
Akibatnya, Embolo harus meninggalkan lapangan lebih cepat dan Swiss bermain dengan 10 orang di sisa pertandingan.
Aturan mistaken identity yang diterapkan FIFA pada Piala Dunia 2026 memperluas kewenangan VAR untuk meninjau situasi yang berpotensi menghasilkan kartu kuning kedua, tidak hanya kartu merah langsung seperti pada edisi sebelumnya.
Melalui mekanisme ini, wasit dapat mengoreksi keputusan awal apabila ditemukan kesalahan identifikasi atau pelanggaran yang berbeda setelah meninjau tayangan ulang.
Kasus Embolo menjadi yang pertama dalam turnamen ini ketika hasil peninjauan VAR mengubah keputusan awal wasit dan berujung kartu kuning kedua sekaligus kartu merah bagi seorang pemain.
