Selain bantuan perbaikan rumah, pemerintah juga tengah menyalurkan bantuan hidup sementara (jadup), stimulan ekonomi, serta penggantian perabot rumah tangga.
Proses penyaluran bantuan tahap III dan IV berlangsung sejak 20 Juni hingga 11 Juli 2026.
Data Kementerian Sosial menunjukkan total penerima bantuan mencapai 52.941 KK atau sekitar 147.157 jiwa dengan nilai bantuan mencapai Rp625,12 miliar.
Sementara itu, jumlah rumah rusak berat yang telah terdata melalui beberapa tahap verifikasi mencapai 10.045 unit.
Pemerintah daerah juga mengimbau para penyedia bahan bangunan untuk menjaga ketersediaan stok dan tidak menaikkan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, penerima bantuan diminta memanfaatkan dana yang diterima sesuai peruntukannya agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
