Selain itu, infrastruktur tersebut diproyeksikan mendukung irigasi bagi sekitar 39.540 hektare lahan pertanian melalui jaringan sepanjang hampir 280 kilometer.
Di sektor energi, kelima bendungan memiliki potensi pembangkitan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebesar 9,635 megawatt.
Sementara itu, pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung diperkirakan mampu menghasilkan kapasitas hingga 345,94 megawatt.
Bendungan Keureuto menjadi proyek dengan nilai investasi terbesar, disusul Bendungan Rukoh, Sidan, Meninting, dan Jlantah.
Masing-masing bendungan dirancang untuk memenuhi kebutuhan air, mendukung produktivitas pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan energi di wilayahnya.
Peresmian tersebut turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
