Melalui pendekatan tersebut, Palestina diharapkan dapat berdiri sebagai negara merdeka dan menentukan masa depannya sendiri.
“Menurut pandangan kami, Indonesia apalagi, tetap berpandangan bahwa terwujudnya negara Palestina berdasarkan solusi dua negara adalah satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian di kawasan tersebut,” ujarnya.
Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia bersama Mesir untuk melanjutkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina, termasuk mendukung pemulihan dan rekonstruksi Gaza.
Serukan Deeskalasi Timur Tengah
Selain membahas Palestina, kedua pemimpin menyoroti pentingnya pengendalian diri untuk mencegah meluasnya konflik di Timur Tengah.
Prabowo mengingatkan bahwa eskalasi berpotensi mengancam keselamatan warga sipil dan mengganggu perekonomian global.
“Kami terus menganjurkan deeskalasi, pengendalian diri, penghormatan terhadap kedaulatan, hukum internasional, sesuai dengan piagam PBB, serta menekankan pentingnya dialog dan diplomasi,” kata Prabowo.
Baca juga: Mahfud MD Sarankan Prabowo Panggil Partai Koalisi Bahas Polemik Ijazah Gibran, Mengapa?
Kedua negara menegaskan bahwa penghormatan terhadap hukum internasional dan penyelesaian melalui jalur diplomatik menjadi bagian penting dalam mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan di kawasan tersebut.
