[BERITA UTAMA] Dilantik Era Jokowi Jadi Kepala BGN, Dadan Hindayana Kini Dicopot Presiden Prabowo

Kolase Dadan Hindayana, Kepala BGN.
Kolase Dadan Hindayana, Kepala BGN.

Sebagai akademisi, ia juga aktif menghasilkan berbagai karya ilmiah, termasuk penelitian mengenai preferensi serangan tikus sawah terhadap tanaman padi serta kajian tentang keanekaragaman dan peran fungsional serangga ordo Coleoptera di kawasan reklamasi pascatambang batu bara di Berau, Kalimantan Timur.

Dadan Hindayana nyaris tak pernah lepas dari sorotan media.

Hal itu karena Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut dinilai kerap mengeluarkan kebijakan maupun pernyataan yang memicu kontroversi publik.

Salah satunya terkait anggaran BGN sebesar Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO).

Selain itu, muncul pula polemik pengadaan motor listrik dengan harga sekitar Rp42 juta per unit dari harga pasar yang disebut mencapai Rp52 juta.

Pengadaan tersebut menuai perdebatan karena disebut sebagai kebocoran anggaran dengan nilai total Rp1,05 triliun untuk 25.000 unit. Meski demikian, pengadaan itu diklaim sah dan sesuai aturan kendaraan dinas.

Sebelumnya, Dadan Hindayana juga sempat menjadi sorotan setelah bercerita mengenai pengalamannya memberikan susu hingga dua liter per hari untuk memaksimalkan tinggi badan anak.

Padahal, sejumlah dokter spesialis anak menegaskan bahwa konsumsi susu dua liter per hari dinilai terlalu banyak, tidak sesuai kapasitas lambung anak, serta tidak memiliki rekomendasi medis yang jelas.

Ia juga menuai perhatian publik setelah mengusulkan serangga seperti belalang dan ulat sagu sebagai alternatif sumber protein tinggi dalam program pangan.

Pergantian pimpinan BGN ini menandai babak baru dalam pengelolaan lembaga tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.

Baca dan ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini