AS dan Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Nuklir Sipil, Kekhawatiran Proliferasi Menguat

Pemerintah Amerika Serikat menegaskan kerja sama tersebut tetap berada dalam koridor Undang-Undang Energi Atom AS dan ditujukan untuk mendukung pengembangan energi sipil.

Sementara itu, Arab Saudi menyatakan membutuhkan teknologi nuklir sebagai bagian dari diversifikasi sumber energi nasional dan menegaskan masih berkomitmen pada penggunaan damai.

Meski demikian, sejumlah organisasi pengendalian senjata dan anggota Kongres dari Partai Demokrat mendesak agar kesepakatan tersebut ditinjau ulang.

Mereka memperingatkan bahwa kondisi geopolitik yang masih memanas, terutama menyusul ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, dapat memicu perlombaan senjata baru di Timur Tengah apabila pengawasan internasional dinilai tidak memadai.

Baca juga: Indonesia Bahas Investasi AI dan Nuklir dengan AS, Dorong Teknologi Masa Depan

Kesepakatan itu kini menunggu proses peninjauan di Kongres AS sebelum dapat diberlakukan secara penuh.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini