Skema tersebut dinilai relatif mudah diakses dan tidak selalu membutuhkan modal besar.
Riefky juga memaparkan bahwa industri kreatif saat ini telah menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja di Indonesia.
Setiap tahun, sektor ini bertambah sekitar 1 hingga 1,5 juta pekerja baru, dengan dominasi tenaga kerja muda.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa ekonomi kreatif berbasis digital berpotensi menjadi salah satu solusi strategis dalam mengatasi pengangguran.
Namun, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan platform digital dalam menyediakan pelatihan serta pendampingan agar masyarakat mampu bersaing.
“Dengan sinergi berbagai pihak, kita optimistis sektor ini bisa semakin berkembang dan membuka lebih banyak peluang kerja bagi generasi muda,” kata Riefky.
