Nama Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Suyudi Ario Seto menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto mengusulkannya sebagai calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) untuk menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Presiden mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR terkait usulan pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan Kapolri. Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyampaikan bahwa pimpinan DPR menerima surat tersebut pada Kamis (1/10/2026).
“Pagi ini pimpinan DPR mendapat Surpres kepada Ketua DPR Nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 perihal usulan pemberhentian dari jabatan Kapolri dan pengangkatan dalam jabatan Kapolri,” ujar Habiburokhman dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Komisi III DPR kemudian mendapat penugasan untuk melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi yang saat ini menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Pengusulan tersebut membawa rekam jejak panjang Suyudi di institusi Polri ke perhatian publik. Perwira tinggi kelahiran Pandeglang, Banten, itu dikenal memiliki pengalaman di bidang reserse serta pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di tingkat kepolisian daerah maupun Mabes Polri.
Lulusan Akpol 1994, Lanjutkan Pendidikan di PTIK dan Sespimti
Suyudi Ario Seto lahir di Pandeglang, Banten, pada 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994.
Setelah menyelesaikan pendidikan di Akpol, Suyudi melanjutkan pengembangan kapasitas melalui pendidikan kepolisian lanjutan. Ia menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2018.
Latar belakang pendidikan tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya di lingkungan kepolisian, yang mencakup penugasan operasional, penyidikan, hingga kepemimpinan di sejumlah satuan kerja.
Mengawali Karier dari Fungsi Reserse
Suyudi mengawali perjalanan kariernya melalui fungsi reserse di lingkungan Polda Metro Jaya. Ia pernah menjabat sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, sebelum dipercaya mengemban sejumlah posisi di tingkat kepolisian sektor dan resor.
Dalam perjalanan kariernya, Suyudi pernah menjabat Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kapolsek Metro Tanah Abang, serta Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
Pengalaman di bidang penyidikan berlanjut melalui penugasan sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, dan Kanit Resmob Bareskrim Polri.
Ia juga pernah menduduki jabatan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya serta posisi wakil direktur di Bareskrim Polri, termasuk pada Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus dan Direktorat Tindak Pidana Siber.
Rangkaian penugasan tersebut memperlihatkan perjalanan Suyudi yang cukup panjang di bidang penegakan hukum dan penanganan tindak pidana.
