Kementrans Ungkap Potensi Ekonomi Momiwaren: Dari Pertanian hingga Tuna dan Lobster

TAJUKNASIONAL.COM Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mulai memetakan potensi ekonomi masyarakat di Kawasan Transmigrasi Momiwaren, Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat. Selain sektor pertanian, komoditas laut seperti tuna, kerapu, dan lobster dinilai berpeluang menjadi sumber pendapatan baru.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan pengembangan kawasan transmigrasi harus diarahkan pada terciptanya aktivitas ekonomi yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Program transmigrasi hari ini adalah memampukan rakyat Papua agar memiliki keterampilan dan kemampuan untuk menghasilkan produk yang bernilai ekonomi,” kata Iftitah dalam dialog bersama masyarakat, pemerintah daerah, warga transmigran, dan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Sabtu (12/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah kendala di sektor pertanian, mulai dari keterbatasan alat pengolahan lahan, mesin panen, pupuk, hingga kebutuhan melanjutkan pembangunan jalan produksi.

Salah seorang warga transmigran, Sutikno, berharap dukungan sarana pertanian dapat diperkuat agar produktivitas petani meningkat. Aspirasi itu kemudian diminta Iftitah untuk dicatat dan dikoordinasikan Kementrans bersama instansi terkait.

Di sisi lain, Kementrans bersama TEP ITS melakukan pemetaan potensi perkebunan, peternakan, perikanan, serta usaha masyarakat. Kajian tersebut mencakup komoditas unggulan, teknologi pengolahan, hingga peluang pemasaran.

“Kami ingin ketika orang berpindah, ada pekerjaannya,” tegas Iftitah.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus terhubung dengan kegiatan ekonomi. Jalan produksi, misalnya, perlu mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian menuju pasar.

Melalui Transformasi Transmigrasi, pemerintah menargetkan pengembangan Momiwaren mampu meningkatkan produktivitas, membuka lapangan kerja, dan mendorong kenaikan pendapatan masyarakat lokal maupun transmigran.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini