TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah masih terus melanjutkan pencairan bantuan sosial (bansos) tahap 1 tahun 2026 bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima bantuan.
Penyaluran ini mencakup program utama seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Meski progres penyaluran melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dinilai belum merata, proses distribusi bantuan masih terus berlangsung secara bertahap di berbagai daerah.
Informasi dari kanal Ariawanagus menyebutkan bahwa pencairan bansos tahap 1 masih berada pada periode Januari hingga Maret 2026.
“Yang masih terakhir adalah periode tahap 1 Januari, Februari, Maret,” demikian disampaikan dalam kanal tersebut.
Baca Juga: Update Bansos Maret 2026: PKH dan BPNT Cair, Begini Cara Cek Nama Penerima
Status SIKS NG Belum Banyak Berubah
Sementara itu, status pencairan bansos melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG) masih belum menunjukkan perubahan signifikan.
Untuk pencairan tahap 2 tahun 2026 yang mencakup periode April hingga Juni, hingga saat ini belum terlihat adanya perkembangan baik untuk PKH maupun BPNT.
Namun, masyarakat yang terdaftar sebagai KPM tetap dapat melakukan pengecekan status secara berkala selama data mereka masih aktif dalam sistem.
KPM Diminta Proaktif Cek Status
Pemerintah mengimbau KPM untuk aktif memantau status bantuan, terutama bagi yang belum menerima pencairan atau masih memiliki saldo nol pada KKS.
Jika terdapat kendala, KPM disarankan untuk segera menghubungi pendamping sosial di wilayah masing-masing guna memastikan status data.
Selain itu, penting bagi penerima manfaat untuk memastikan status keaktifan mereka dalam SIKS NG. Jika status masih aktif dan memenuhi kriteria, maka peluang pencairan bantuan tetap terbuka.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Bansos Aman dari Efisiensi Anggaran 2026
Penyaluran Bantuan Pangan Menyusul
Selain bantuan tunai, pemerintah juga tengah menyiapkan penyaluran bantuan pangan tambahan sebagai stimulus, berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.
Distribusi bantuan ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap setelah Lebaran. Masyarakat yang belum menerima bantuan sebelumnya diminta untuk tidak khawatir karena proses penyaluran masih berjalan.
“Buat yang belum cair sebelumnya, masih diproses sampai mungkin di akhir bulan Maret,” jelas kanal Ariawanagus.
Penyaluran bantuan pangan tersebut diperkirakan akan berlanjut hingga awal April 2026, mengingat proses distribusi membutuhkan waktu untuk menjangkau seluruh wilayah.
