Selain jalannya laga yang ketat, pertandingan ini juga sempat menyorot tensi di kubu Electric PLN. Ada momen ketegangan antara Neriman Ozsoy dan pelatih Chamnan Dokmai saat set pembuka, ketika perbedaan pandangan soal challenge sempat terlihat jelas di lapangan.
Baca Juga: Bursa Transfer Final Four Proliga 2026 Memanas, Bhayangkara Presisi Incar Opposite Kelas Dunia
Meski demikian, Electric PLN tetap mampu merebut set pertama sebelum akhirnya kehilangan konsistensi di set-set krusial berikutnya.
Dengan kemenangan ini, Jakarta Popsivo Polwan resmi menutup musim sebagai pemilik medali perunggu Proliga 2026. Hasil tersebut juga mempertegas bahwa mereka tampil lebih stabil dalam duel dua leg melawan Electric PLN, sekaligus layak mengakhiri kompetisi di podium ketiga.
Update Proliga 2026
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
