Final Four Proliga 2026 Putri Diprediksi Sengit, Ini Peta Kekuatan Empat Tim

TAJUKNASIONAL.COM Babak final four Proliga 2026 sektor putri diperkirakan menjadi fase paling panas dalam perjalanan kompetisi musim ini.

Empat tim yang berhasil menembus babak empat besar datang dengan kekuatan, karakter permainan, dan modal statistik yang berbeda-beda.

Situasi ini membuat persaingan menuju grand final diprediksi terbuka, tanpa ada satu tim yang benar-benar bisa merasa aman.

Sorotan utama mengarah pada Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dan Jakarta Pertamina Enduro. Keduanya kerap disebut sebagai dua kandidat terkuat yang memiliki peluang besar untuk menembus partai puncak.

Namun demikian, Jakarta Elektrik PLN dan Popsivo Polwan tetap tidak bisa dipandang sebelah mata karena sama-sama memiliki amunisi yang berpotensi mengubah peta persaingan.

Baca Juga: Tiket Final Four Proliga 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Jadwal Lengkapnya

Babak final four Proliga 2026 dijadwalkan dimulai pada awal April di Jawa Pos Arena, Surabaya. Setelah itu, pertandingan akan berlanjut di Solo dan Semarang untuk menentukan dua tim terbaik yang berhak melaju ke grand final.

Jika melihat performa sepanjang musim reguler, Gresik Phonska Plus tampil sebagai tim paling konsisten. Mereka menutup fase penyisihan di puncak klasemen dengan raihan 29 poin dari 12 pertandingan.

Dari jumlah itu, Gresik Phonska Plus mencatatkan 10 kemenangan dan hanya dua kekalahan, sebuah catatan yang memperlihatkan stabilitas permainan mereka sejak awal musim.

Kekuatan Gresik juga tampak dari sektor serangan. Annie Mitechem menjadi penyumbang poin terbanyak dengan 231 angka, sementara Oleksandra Bytsenko menambah 184 poin.

Duet keduanya menjadi tumpuan penting dalam mengangkat performa tim di laga-laga krusial.

Di sisi lain, Jakarta Pertamina Enduro hadir dengan pendekatan berbeda. Tim ini tidak terlalu bergantung pada satu sosok, melainkan mengandalkan distribusi serangan yang lebih merata.

Jakarta Pertamina Enduro finis di posisi kedua klasemen dengan koleksi 24 poin dari delapan kemenangan dan empat kekalahan.

Megawati Hangestri Pertiwi menjadi salah satu elemen penting dalam kekuatan JPE. Selain itu, tim ini juga diperkuat Wilma Salas dan Yana Shcherban.

Baca Juga: Cara Beli Tiket Final Four Proliga 2026, Cek Harga dan Link Resminya

Wilma mencatatkan 203 poin, Yana menyumbang 201 poin, sementara Megawati menambah 177 poin sepanjang musim reguler. Kombinasi ini membuat Jakarta Pertamina Enduro dinilai memiliki variasi serangan yang lebih seimbang.

Ancaman juga datang dari Jakarta Elektrik PLN. Tim ini finis di posisi ketiga dengan 21 poin.

Kekuatan terbesar mereka terletak pada Neriman Ozsoy yang menjadi pemain paling produktif sepanjang musim reguler dengan 280 poin. Ia mendapat dukungan dari Celeste Plak, Ersandrina Devega, serta Poppy Aulia Nursutan yang kerap tampil penting.

Sementara itu, Popsivo Polwan tetap berpotensi memberi kejutan.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini