Dalam pertemuan tersebut, Indonesia menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam memperkuat kerja sama ekonomi, teknologi, dan ketahanan energi antarnegara anggota.
Baca Juga: Presiden Prabowo dapat Kirim Bunga Anggrek dari Megawati di Hari Ulang Tahun ke-74
Transformasi Diplomasi dan Kemandirian Ekonomi
Keputusan bergabung dengan BRICS mencerminkan strategi diplomasi luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, berorientasi pada hasil konkret bagi kesejahteraan rakyat.
Pemerintahan Prabowo menilai, dengan menjadi bagian dari BRICS, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan ekonomi pada satu blok tertentu, sekaligus memperluas akses ke pasar, teknologi, dan investasi baru.
Langkah ini juga sejalan dengan visi transformasi ekonomi nasional, memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045 — sebuah negara maju, berdaulat, dan mandiri di tengah perubahan global.
Dengan keanggotaan di BRICS, Indonesia kini menempatkan diri sebagai jembatan strategis antara dunia berkembang dan ekonomi besar dunia, membawa semangat kolaborasi untuk masa depan yang lebih seimbang dan inklusif.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI

