Di KTT ASEAN, Prabowo Ungkap RI Bangun Energi Surya 100 GW

Presiden Prabowo turut menyoroti pentingnya menjaga stabilitas jalur perdagangan maritim ASEAN. Ia menilai gangguan di perairan kawasan dapat berdampak langsung terhadap rantai pasok global, termasuk distribusi pangan dunia.

“Setiap gangguan di perairan kita tak hanya meng-destabilisasi rantai pasokan global, tapi juga mengganggu sistem pasokan pangan,” katanya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengingatkan ancaman cuaca ekstrem El Nino yang berpotensi memengaruhi produksi pangan kawasan. Karena itu, ia mendorong kerja sama teknologi pertanian dan pertukaran informasi pangan antarnegara ASEAN.

Menurut Presiden, ketahanan pangan tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada sektor swasta karena menyangkut kedaulatan negara dan keberlangsungan hidup masyarakat.

“Tanpa pangan, pada dasarnya tidak ada masyarakat. Tanpa pangan, tidak ada kemerdekaan. Tanpa pangan, tidak ada perdamaian,” tegasnya.

IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini