Zulhas Minta BGN Gelar Rapat Harian Awasi Program Makan Bergizi Gratis

TAJUKNASIONAL.COM Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar rapat harian di Kemenko Pangan untuk memastikan pengawasan ketat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Zulhas, keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan dan gizi nasional sangat bergantung pada efektivitas pelaksanaan program strategis tersebut.

“Karena program Makan Bergizi ini mendasar, skalanya besar, membayangkan 82,9 juta penerima manfaat, tentu dampaknya juga besar dan tantangannya besar,” ujar Zulhas dalam konferensi pers rapat perdana Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG, di Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga: Menko Pangan: Penurunan Harga Pupuk Dorong Swasembada Beras 2025

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 28 Tahun 2025 tentang pembentukan Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG. Tim ini diketuai oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan, dengan Menko PMK Pratikno sebagai Wakil Ketua I dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar sebagai Wakil Ketua II.

Zulhas menegaskan, rapat harian penting untuk memastikan seluruh aspek pelaksanaan berjalan sesuai target dan tepat sasaran. Program MBG sendiri ditujukan bagi 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, dengan fokus pada peningkatan gizi anak-anak dan penguatan ketahanan pangan nasional.

“Kita tidak ingin ada risiko apa pun. Ini bukan soal angka, tapi soal masa depan anak-anak kita,” tegas Zulhas.

Program ini dikawal oleh tim pelaksana harian yang dipimpin Wakil Kepala BGN Bidang Investigasi dan Komunikasi Nanik S. Deyang, bersama eselon dari berbagai kementerian dan lembaga. Selain pengawasan, tim juga menyiapkan tata kelola pelaksanaan MBG melalui Peraturan Presiden (Perpres) agar terdapat penanggung jawab yang jelas di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pengawas di lapangan.

“Tata kelola ini akan memastikan penyelenggaraan MBG berjalan tertib, terukur, dan transparan,” pungkas Zulhas.

IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini