Dari sisi infrastruktur, kapasitas tampungan air Indonesia baru sekitar 71 meter kubik per kapita, di bawah angka ideal 100–150 meter kubik per kapita. Di saat bersamaan, sekitar 70 persen sungai nasional tercemar.
Untuk menjawab tantangan tersebut, AHY memperkenalkan strategi terpadu bertajuk “Warung Jamu” (Waktu, Ruang, Jumlah, Mutu). Pendekatan ini mencakup pembangunan bendungan dan kolam retensi, penguatan jaringan transmisi air, peningkatan kapasitas penyimpanan termasuk desalinasi, hingga pengawasan kualitas air secara berkelanjutan.
AHY menekankan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci. Pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat sipil, dan media diajak bersama memperkuat fondasi ketahanan air demi keberlanjutan masa depan.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI

