TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah meresmikan ratusan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Sumatra Barat sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana. Peresmian dilakukan secara terkoordinasi di empat kabupaten pada Sabtu (24/1/2026).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno meresmikan huntara tersebut bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto. Lokasi utama peresmian dipusatkan di Huntara Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, sementara tiga kabupaten lain mengikuti secara daring.
Baca Juga: Menko Pratikno Tegaskan Operasi SAR 24 Jam di Longsor Cisarua
Sebanyak 273 unit hunian sementara telah dibangun dan tersebar di Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Lima Puluh Kota, dan Pesisir Selatan. Pembangunan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak bencana, khususnya penyediaan tempat tinggal sementara yang aman dan layak, menyusul rusaknya ribuan rumah akibat bencana di Sumatra Barat.
“Penyediaan hunian sementara ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan,” ujar Pratikno.

