Kamis, 5 Februari, 2026

Menko Airlangga Tegaskan Posisi Indonesia sebagai Middle Power Global

TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah menegaskan posisi Indonesia sebagai negara middle power yang konsisten menjaga prinsip non-blok dan kerja sama multilateral di tengah ketidakpastian global. Strategi tersebut ditempuh dengan memperkuat ketahanan ekonomi domestik sekaligus mengubah volatilitas global menjadi peluang percepatan pertumbuhan yang inklusif.

Penegasan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat membuka Indonesia Economic Summit (IES) 2026 bertema Turning Volatility into Velocity: Accelerating Inclusive Growth Through Reform di Jakarta, Senin (3/2/2026).

“Menyeimbangkan kekuatan sebagai negara non-blok sangat penting. Indonesia kini telah menyelesaikan sebagian besar kerja sama CEPA dengan berbagai mitra strategis,” ujar Airlangga.

Baca Juga: Menko Airlangga Tegaskan Integritas Pasar Modal, Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Airlangga memaparkan, kinerja ekonomi Indonesia pada awal 2026 menunjukkan tren yang konstruktif. Indeks PMI Manufaktur berada di level ekspansi 52,6 pada Januari 2026 dan telah bertahan enam bulan berturut-turut. Kepercayaan konsumen terjaga, inflasi terkendali, serta sektor eksternal tetap solid dengan surplus neraca perdagangan yang berlanjut selama 68 bulan dan cadangan devisa di atas USD142 miliar.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini