TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah membidik 24 juta sambungan rumah (SR) air perpipaan terpasang hingga 2029 atau setara 40 persen cakupan kawasan perkotaan. Target ini diproyeksikan menjangkau sekitar 93 juta penduduk.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan percepatan tersebut membutuhkan kerja lintas sektor yang solid. Dalam Water Townhall Meeting di Jakarta, Selasa (24/2/2026), ia mengingatkan tenggat waktu yang kian dekat. “Itu berarti hingga 93 juta orang. Ini pekerjaan yang berat sekali,” ujarnya.
Saat ini, sambungan rumah yang telah terpasang baru sekitar 14 juta SR atau melayani 56 juta jiwa (sekitar 20 persen populasi). Karena itu, lompatan pembangunan dinilai krusial agar target 2029 tercapai.
Baca Juga: Pengembangan Pusat Data Center di Indonesia, Menko AHY: Tidak Boleh Mengabaikan Daya Dukung Air
Dalam jangka panjang, pemerintah melalui RPJPN 2025–2045 menargetkan 56 juta SR atau 100 persen cakupan pada 2045, yang diperkirakan melayani 211 juta jiwa. AHY menekankan akses air bersih adalah kebutuhan dasar yang tak bisa ditunda.
