AHY juga menyoroti perubahan iklim yang kini menjadi bagian dari risiko ekonomi global. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur harus dirancang adaptif terhadap tantangan masa depan melalui perencanaan berbasis risiko dan penguatan sistem ketahanan.
“Risiko iklim adalah risiko ekonomi. Infrastruktur harus dibangun agar mampu bertahan menghadapi guncangan di masa depan,” tegasnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, AHY menegaskan pembangunan infrastruktur nasional perlu diarahkan pada penguatan ketahanan pangan, peningkatan konektivitas logistik, serta pemerataan pertumbuhan antarwilayah. Selain itu, kemitraan pemerintah dan dunia usaha dinilai krusial untuk mempercepat proyek strategis yang transparan dan siap investasi menuju Indonesia Emas 2045.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
