Kurangi Impor, AHY Genjot Industri Kereta Dalam Negeri dan Teknologi Nasional

Menurut AHY, strategi ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri sekaligus penguasaan teknologi, sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pasar. Ia juga menekankan pentingnya peran Kementerian Perindustrian dan BUMN dalam membangun rantai industri dari hulu ke hilir.

Di sisi infrastruktur, pemerintah menargetkan pembangunan dan reaktivasi jaringan rel hingga sekitar 14.000 kilometer di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Saat ini, jaringan di Sumatra baru 1.871 km, Kalimantan belum memiliki rel, dan Sulawesi baru 109 km.

“Pengembangan trase akan dikawal dari aspek tata ruang, teknologi, hingga kolaborasi daerah,” kata AHY.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, pemerintah memperkirakan kebutuhan investasi mencapai Rp1.100–Rp1.200 triliun hingga 2045, sebagaimana dihimpun dari Antara.

IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini