Selain memperkuat kompetensi teknis, peserta juga dibekali berbagai keterampilan nonteknis yang kini menjadi kebutuhan utama di dunia kerja, mulai dari kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, literasi digital, hingga kecerdasan emosional dan etos kerja.
“Melalui MagangHub, peserta tidak hanya memperoleh penguatan kompetensi sesuai bidang keahlian, tetapi juga mengasah berbagai keterampilan yang semakin dibutuhkan di dunia kerja,” katanya.
Kepala LAN Muhammad Taufiq menambahkan program magang harus dipandang sebagai proses pembelajaran yang membentuk kompetensi sekaligus karakter generasi muda. Menurutnya, kolaborasi dengan MagangHub menjadi langkah strategis untuk memperkuat budaya belajar sepanjang hayat serta memperkaya pengalaman peserta dalam memahami nilai dan budaya kerja organisasi.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
