Pemerintah juga membuka peluang kolaborasi antara YouTube dan Kementerian Ketenagakerjaan untuk menghadirkan program pelatihan vokasi, penyusunan kurikulum bersama, dan sertifikasi kompetensi bagi calon talenta digital.
Sementara itu, Kepala Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik YouTube Asia Tenggara, Danny Ardianto, menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam ekonomi kreatif digital. Menurutnya, berbagai fitur monetisasi yang tersedia di YouTube dapat membantu kreator membangun audiens, memperoleh penghasilan, dan memperluas jangkauan pasar hingga tingkat global.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
