Kejar Target Ketahanan Pangan, Stafsus Herzaky Tinjau Pembangunan Infrastruktur Irigasi di Singkawang dan Sambas

TAJUKNASIONAL.COM Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, melakukan rangkaian kunjungan kerja di Kalimantan Barat untuk meninjau pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025.

Peninjauan dilakukan di dua titik berbeda, yaitu di Sanggau Kulor, Kota Singkawang, dan di Dusun Senseng, Desa Segedong, Kabupaten Sambas.

Inpres Nomor 2 Tahun 2025 mengatur percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi sebagai upaya mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional.

Kebijakan ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Di Sanggau Kulor, Kecamatan Singkawang Timur, Herzaky meninjau salah satu titik pembangunan jaringan irigasi yang akan mengairi sekitar 35 hektare lahan pertanian, yang selama ini merupakan lahan tadah hujan.

Pembangunan saluran irigasi sekunder sepanjang kurang lebih 4 kilometer direncanakan menjadi tulang punggung pengairan, ditambah dorongan pembangunan sejumlah embung untuk memastikan ketersediaan air lebih stabil sepanjang musim.

Baca Juga: DPR RI Apresiasi Putusan MK Pangkas Masa HGU IKN Jadi 95 Tahun, Namun Ingatkan Dampak bagi Investor

Herzaky menegaskan bahwa peninjauan ini bertujuan memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi petani.

“Pembangunan irigasi harus benar-benar mendukung swasembada pangan dan memberikan dampak nyata bagi petani,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa apa yang dilakukan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, bahwa pembangunan infrastruktur harus meningkatkan produktivitas daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini juga selaras dengan misi pembangunan Menko AHY yang menempatkan infrastruktur sebagai alat penggerak ekonomi rakyat dan penguat sektor pangan.

Selanjutnya, Herzaky melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Inpres 2/2025 di Dusun Senseng, Desa Segedong, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.

Herzaky Mahendra Putra memantau langsung pembangunan jaringan irigasi di Singkawang dan Sambas sebagai pelaksanaan Inpres 2/2025. Upaya nyata pemerintah memperkuat sektor pangan dan memastikan petani mendapatkan manfaat langsung di lapangan.
Herzaky Mahendra Putra memantau langsung pembangunan jaringan irigasi di Singkawang dan Sambas sebagai pelaksanaan Inpres 2/2025. Upaya nyata pemerintah memperkuat sektor pangan dan memastikan petani mendapatkan manfaat langsung di lapangan.

Ia meninjau progres pembangunan saluran irigasi tersier sepanjang sekitar 400 meter yang akan dilanjutkan hingga mencapai 1 kilometer, untuk menopang lahan pertanian seluas kurang lebih 45 hektare.

Kepala Desa Segedong, Yendi, menyampaikan bahwa wilayahnya yang didominasi lahan tadah hujan kini lebih stabil pengairannya setelah normalisasi dua tahun lalu.

Dari total 192 hektare lahan pertanian, petani rata-rata mampu menghasilkan 600–800 kilogram panen per hektare.

“Dengan adanya irigasi ini, petani tidak lagi kekurangan air. Semoga membawa berkah dan meningkatkan hasil panen masyarakat,” ujar Yendi.

Baca Juga: DPR RI Apresiasi Putusan MK Pangkas Masa HGU IKN Jadi 95 Tahun, Namun Ingatkan Dampak bagi Investor

Kepala Dusun Senseng, Sabirin Fauzi, juga menyampaikan apresiasi dan berharap produktivitas meningkat sehingga warga bisa panen hingga tiga kali setahun.

Dusun Senseng sendiri dihuni sekitar 200 kepala keluarga, dengan empat kelompok tani dan satu gapoktan bernama Sumber Anugerah.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini