Untuk mengantisipasi kerusakan jalan, pemerintah juga menyiapkan tim khusus dari Kementerian Pekerjaan Umum yang disebut Disaster Relief Unit (DRU). Tim ini bertugas menangani kerusakan jalan secara cepat di lapangan.
“DRU ini akan menggelar alat berat dan material untuk memperbaiki atau menambal jalan yang rusak agar tidak menghambat perjalanan masyarakat,” katanya.
Selain itu, pemerintah juga memetakan sejumlah titik rawan bencana di sepanjang jalur mudik. Tercatat terdapat 807 titik rawan banjir, 1.641 titik rawan longsor, serta 15 titik rawan banjir rob di berbagai wilayah Indonesia.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pemerintah telah menyiapkan sekitar 1.461 unit tim DRU yang dilengkapi alat berat dan material pendukung guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
