Industri Kelapa di Halmahera Utara Serap 4.000 Pekerja, Transformasi Transmigrasi Mulai Terlihat

TAJUKNASIONAL.COM Program transformasi kawasan transmigrasi di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, mulai menunjukkan hasil nyata. Pengembangan industri hilirisasi kelapa berhasil menciptakan ribuan lapangan kerja sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah komoditas unggulan daerah.

PT Natural Indococonut Organik (NICO), perusahaan pengolahan kelapa yang beroperasi di wilayah tersebut, tercatat menyerap lebih dari 4.000 tenaga kerja dalam setahun terakhir. Sekitar 85 persen pekerja yang direkrut berasal dari masyarakat lokal.

Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua menilai kehadiran industri pengolahan kelapa memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian daerah, terutama dalam membuka peluang kerja bagi warga.

“Menurut saya angka ini sangat besar bagi ukuran masyarakat Halmahera Utara. Kehadiran industri seperti ini memberikan kontribusi nyata terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Piet saat mendampingi kunjungan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: 2 Orang Kolonel AHY Disebut dalam Isu BGN, Pengamat: Narasi Murahan dan Kurang Cerdas

Halmahera Utara memiliki sekitar 47 ribu hektare perkebunan kelapa dengan produksi mencapai 109 ribu ton per tahun. Potensi tersebut kini diperkuat melalui kebijakan hilirisasi yang mendorong pengolahan hasil kelapa di dalam daerah.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini