AHY juga menyoroti ancaman krisis air bersih akibat tekanan lingkungan di kawasan pesisir.
“Bukan hanya menghadapi kelebihan air dalam bentuk banjir, tapi juga kelangkaan dan krisis air,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa, Didit Herdiawan Ashaf, mengungkapkan proyek Giant Sea Wall diperkirakan membutuhkan investasi hingga US$100 miliar atau sekitar Rp1.681 triliun.
Proyek tanggul laut raksasa tersebut direncanakan membentang sepanjang 535 kilometer dari Banten hingga Gresik, Jawa Timur, dengan prioritas awal di Jakarta, Semarang, Kendal, dan Demak.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
