Menurutnya, pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipatif sejak jauh hari dengan memperkuat produksi dalam negeri dan menjaga ketersediaan pasokan komoditas strategis.
Beberapa komoditas utama seperti beras, jagung, hingga garam disebut berada dalam kondisi stabil. Selain itu, pemerintah juga memastikan ketersediaan bahan baku impor seperti gandum untuk kebutuhan industri tepung tetap terjaga.
Melalui momentum silaturahmi bersama para ulama dan masyarakat Madura tersebut, pemerintah berharap kolaborasi antara pemerintah dan tokoh agama semakin kuat dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya di sektor ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
