“Seminggu itu kurang lebih 140 ribuan rupiah,” katanya.
Ke depan, kawasan ini akan dikembangkan menjadi pusat aktivitas ekonomi nelayan. Sejumlah fasilitas pendukung disiapkan, mulai dari tanggul penahan abrasi, dermaga, hingga SPBU nelayan dan pabrik es.
Sementara itu, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menyebut revitalisasi ini merupakan hasil sinergi pemerintah daerah, organisasi sosial, koperasi, dan masyarakat. Ia menilai perubahan kawasan berlangsung signifikan dalam waktu relatif singkat.
Program ini diharapkan tidak hanya menghadirkan hunian layak, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan serta kepastian ekonomi bagi masyarakat nelayan.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
