TAJUKNASIONAL.COM Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menegaskan pentingnya percepatan normalisasi Sungai Ciliwung guna mengurangi risiko banjir di kawasan Jabodetabek. Hal itu disampaikan saat meninjau inlet Sodetan Ciliwung menuju Banjir Kanal Timur (BKT) di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (7/5).
Dalam peninjauan tersebut, AHY didampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti. Ia menyebut kapasitas aliran Sungai Ciliwung saat ini baru sekitar 200 meter kubik per detik, sementara kebutuhan ideal untuk mengantisipasi banjir mencapai 570 meter kubik per detik.
“Ini membutuhkan penanganan infrastruktur dan kerja sama antara Kementerian PU dengan pemerintah provinsi, baik DKI Jakarta maupun Jawa Barat,” ujar AHY.
Baca Juga: AHY Dorong Koridor Hijau Tol untuk Tekan Polusi dan Capai Net Zero Emission
Selain normalisasi sungai, pemerintah juga terus mengoptimalkan fungsi Bendungan Kering Ciawi dan Sukamahi sebagai bagian dari pengendalian banjir terpadu. AHY menilai persoalan banjir di Jabodetabek harus ditangani secara menyeluruh dari kawasan hulu hingga hilir.
