Fenomena lagu MBG menjadi contoh bagaimana budaya populer dan politik semakin beririsan di media sosial. Tokoh publik bisa menjadi bahan konten yang viral, baik dalam bentuk dukungan, candaan, maupun ekspresi hiburan.
Bagi Golkar, viralnya lagu “Mas Bahlil Ganteng” dipandang sebagai sesuatu yang tidak perlu ditanggapi berlebihan. Selama tetap dalam koridor hiburan dan tidak menyerang isu sensitif, partai berlambang pohon beringin itu memilih melihatnya sebagai kreativitas masyarakat digital.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
