Profil dan Harta Kekayaan Sunarto, Eks Ketua DPRD Ponorogo yang Jadi Tersangka Korupsi

TAJUKNASIONAL.COM Nama Sunarto (SN), mantan Ketua DPRD Ponorogo periode 2019–2024, menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Ponorogo Tahun Anggaran 2023–2026.

Sunarto saat ini masih berstatus sebagai anggota DPRD Ponorogo periode 2024–2029 dari Fraksi Partai NasDem.

Ia menjadi tersangka kedua dalam perkara tersebut setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo lebih dahulu menetapkan mantan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Ponorogo berinisial FS sebagai tersangka.

Kejari Ponorogo menduga Sunarto memiliki peran dalam upaya mempertahankan maupun menaikkan besaran tunjangan perumahan anggota DPRD. Penyidik juga mendalami keterlibatannya dalam proses penyusunan kajian nilai tunjangan.

Baca Juga: Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Dikabarkan Jadi Wamenhan

Kepala Kejaksaan Negeri Ponorogo Zulmar Adhy Surya mengatakan Sunarto diduga meminta FS berkoordinasi dengan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dalam penyusunan kajian tersebut.

” Ada campur tangan SN dalam upaya menaikkan tunjangan perumahan anggota DPRD Ponorogo. SN menyuruh FS agar menghubungi KJPP. Setelah kajian selesai disusun, FS kemudian menyampaikan hasil kajian tersebut kepada SN,” ujar Zulmar, Jumat (7/8/2026).

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Sunarto ditahan di Rumah Tahanan Kelas IIB Ponorogo selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan.

Harta Kekayaan Sunarto

Di tengah kasus hukum tersebut, harta kekayaan Sunarto berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) turut menjadi perhatian.

Dalam laporan periodik 2025 yang disampaikan pada 3 Februari 2026, Sunarto tercatat memiliki total harta kekayaan Rp2.209.273.608 atau sekitar Rp2,2 miliar setelah dikurangi utang sebesar Rp1.422.541.300.

Komponen terbesar hartanya berupa tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp3.063.650.000. Aset tersebut terdiri atas sejumlah bidang tanah dan bangunan yang seluruhnya tercatat berada di Kabupaten Ponorogo.

Selain properti, Sunarto tercatat memiliki alat transportasi senilai Rp412.250.000. Aset tersebut antara lain Toyota Innova 2015, Toyota Innova Venturer 2017, Honda Vario 150 CC, Honda Supra Vit, serta Honda Stylo 2025.

Sunarto juga melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp41 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp114.914.908.

Baca Juga: Profil IWD: Eks Kepala Yayasan Sekolah di Jaksel dan Komisaris PT Lokta Karya Perbakin

Dengan demikian, total aset yang dilaporkan sebelum dikurangi utang mencapai sekitar Rp3,63 miliar. Setelah memperhitungkan kewajiban utang, nilai kekayaan bersih Sunarto dalam LHKPN tercatat Rp2,2 miliar.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini