TAJUKNASIONAL.COM Nama Deddy Sitorus menjadi perhatian publik setelah pernyataannya saat rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri menuai polemik.
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu disebut melontarkan kalimat yang diduga mengarah kepada wartawan yang sedang menjalankan tugas peliputan di kompleks parlemen.
Insiden tersebut terjadi ketika Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memasuki ruang rapat. Sejumlah wartawan yang meliput aktivitas parlemen ikut masuk untuk mengabadikan momen tersebut.
Dalam situasi yang ramai, Deddy Sitorus terdengar mengucapkan frasa yang diduga berbunyi “kayak sirkus”, sehingga memicu kecaman dari Koordinator Wartawan Parlemen (KWP).
Terlepas dari polemik tersebut, Deddy Sitorus merupakan politikus senior PDIP yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPR RI periode 2024–2029 mewakili Daerah Pemilihan Kalimantan Utara.
Baca Juga: Kaesang Bidik Dapil Puan, PSI Terang-teranganTantang PDIP?
Pendidikan Deddy Sitorus
Deddy Yevri Hanteru Sitorus lahir pada 17 November 1970. Pendidikan dasar hingga menengah ditempuh di Pematangsiantar, Sumatera Utara.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Simalungun dan meraih gelar Insinyur (Ir.) pada 1996. Setelah itu, Deddy memperdalam ilmu politik di Kingston University, Inggris, dengan mengambil program Master of Arts (MA) bidang Political Communication, Campaigning and Advocacy pada 2005–2006.
Rekam Jejak Karier
Sebelum aktif di dunia politik, Deddy dikenal memiliki pengalaman panjang di organisasi masyarakat sipil dan lembaga internasional.
Beberapa posisi yang pernah diembannya antara lain:
- Pendiri dan Presidium Komunitas Aksi Solidaritas Buruh Indonesia (KASBI).
- Perwakilan Indonesia untuk Friends of the Earth.
- Indonesia Representative Asian NGO Coalition on Rural Development and Agrarian Reform (ANGOC).
- Perwakilan International Council on Social Welfare (ICSW).
- Perwakilan South East Council for Food Security and Fair Trade (SEACON).
- Pendiri Koalisi Anti Utang (KAU).
- Senior Program Officer National Democratic Institute for International Affairs (NDI).
- Project Manager United Nations Development Programme (UNDP) untuk program Civic Engagement in Democratic Governance.
- President Director Optima Consulting Network (OCN) Indonesia.
- Indonesia Country Representative Exclusive Analysis.
- Komisaris Independen PT Waskita Beton Precast Tbk.
- Komisaris Independen PTPN III (Holding).
- Komisaris Independen PT Berkah Multi Cargo.
- Komisaris PT Takagama.
- Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Pada Pemilu Legislatif 2019, Deddy berhasil meraih 34.709 suara, menjadi peraih suara terbanyak di Kalimantan Utara dan mengantarkannya untuk pertama kali ke DPR RI. Ia kembali terpilih pada Pemilu 2024 untuk periode 2024–2029.
