Perbedaan ketinggian kolom abu dari masing-masing gunung juga menunjukkan bahwa karakter erupsi tidak sama.
Variasi tersebut dapat dipengaruhi dinamika erupsi, tingkat viskositas magma, serta kandungan gas vulkanik.
Dengan demikian, erupsinya empat gunung api dalam waktu berdekatan tidak dapat langsung disimpulkan sebagai tanda adanya satu sumber aktivitas yang sama.
Pemantauan terhadap perubahan aktivitas masing-masing gunung tetap menjadi langkah penting untuk mengantisipasi potensi bahaya.
