“Gunakan media sosial bukan hanya untuk menunjukkan apa yang kita miliki, tapi juga untuk menunjukkan apa yang mampu kita ciptakan,” tutur Habibah.
Ketiga, teknologi dapat digunakan untuk membantu masyarakat, mulai dari memperkenalkan produk lokal, membantu usaha kecil, berbagi pengetahuan, hingga mencari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Habibah meyakini generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan arah Indonesia di masa depan.
Meski tidak ada yang dapat memastikan teknologi apa yang akan muncul di masa mendatang, menurutnya satu hal yang pasti adalah masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda.
“Marilah gunakan teknologi untuk belajar, berkarya, dan membantu sesama,” pungkasnya.
Pesan Habibah dari Kabupaten Bekasi menjadi pengingat bahwa teknologi hanyalah alat.
Dampaknya akan ditentukan oleh bagaimana generasi muda menggunakannya—apakah sekadar untuk konsumsi, atau diubah menjadi sarana belajar, berkarya, membuka peluang, dan membantu masyarakat.
Melalui Lomba Rakyat, Partai Demokrat membuka ruang bagi generasi muda dari berbagai daerah untuk menyampaikan gagasan dan pandangannya tentang masa depan Indonesia.
Partai Demokrat percaya bahwa perubahan membutuhkan generasi muda yang tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga berani menggunakannya untuk menciptakan karya, membuka peluang, dan membangun masa depan Indonesia bersama rakyat.

