PDIP Jawab Terima Kasih Prabowo: Memang Seharusnya Kami di Luar Pemerintah

TAJUKNASIONAL.COM Ketua DPP PDI Perjuangan atau PDIP, Andreas Hugo Pareira, merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan terima kasih kepada partainya karena memilih berada di luar pemerintahan. Menurut Andreas, posisi tersebut memang sudah seharusnya diambil PDIP dalam dinamika politik saat ini.

Andreas mengatakan, PDIP selama ini menjalankan fungsi sebagai partai politik yang berada di luar kabinet. Peran tersebut dilakukan dengan memberikan kritik dan pandangan terhadap jalannya pemerintahan.

“Ya, terima kasih bahwa Presiden memberikan pujian dan memang seharusnya PDI Perjuangan di luar, ada di luar dan kita selama ini juga menjalankan fungsi sebagai partai politik yang berada di luar pemerintahan dan memberikan kritik-kritik positif,” kata Andreas kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).

Menurut Andreas, keberadaan PDIP di luar pemerintahan bukan sekadar posisi politik biasa. Ia menyebut sikap tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pandangan pembanding atau second opinion kepada pemerintah.

Baca Juga: Politisi PDIP Tuding Wapres Gibran Pansos Lewat Ocha SMAN 1 Pontianak

Dengan adanya pandangan dari luar kabinet, Andreas berharap Presiden Prabowo dapat memperoleh masukan untuk memperbaiki berbagai situasi yang dihadapi pemerintah. Kritik dari PDIP, kata dia, ditujukan agar kebijakan pemerintah bisa berjalan lebih baik.

“Dalam arti tentu untuk memberikan pandangan-pandangan, second opinion, pada pemerintah untuk memperbaiki situasi ini,” ucap Andreas.

Ia juga menegaskan bahwa kritik yang disampaikan PDIP bukan persoalan perasaan atau sentimen politik. Andreas berharap Presiden Prabowo melihat kritik PDIP secara rasional sebagai masukan yang memiliki tujuan baik.

“Ya tapi kan beliau juga menyampaikan bahwa banyak hal yang dia perlukan juga dari pandangan-pandangan dari PDI Perjuangan. Ini kan bukan soal rasa, tapi juga bagaimana kita melihat ini secara rasional bahwa kritik-kritik itu tentu maksudnya baik,” ujarnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Mengaku Pilu Dengar Kritik Keras PDIP, tapi Tetap Hargai Oposisi

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih kepada PDIP saat menutup pidato pandangan pemerintah mengenai ekonomi makro dan fiskal tahun 2027 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyadari tidak semua fraksi di DPR menjadi bagian dari pemerintahan. Ia menyebut hanya satu fraksi yang berada di luar koalisi pemerintah, yakni PDIP.

Prabowo menyatakan menghormati dan menghargai sikap politik PDIP tersebut. Menurutnya, demokrasi membutuhkan mekanisme pengawasan dan keseimbangan atau checks and balances.

“Memang tidak semua partai di sini bagian dari pemerintah, dan saya hormati dan saya hargai itu, demokrasi kita perlu checks and balances. Saya paham dan mengerti bahwa PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah,” ucap Prabowo.

Pernyataan Prabowo tersebut menjadi perhatian karena menunjukkan pengakuan terhadap pentingnya oposisi dalam demokrasi. Di tengah dominasi partai pendukung pemerintah, posisi PDIP sebagai satu-satunya partai di luar kabinet dinilai memiliki peran strategis dalam mengawasi jalannya pemerintahan.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini