Mengenal Silmy Karim, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Selain berkiprah di dunia pertahanan, Silmy juga sempat mendalami pendidikan intelijen saat berada di Jerman. Hal ini mengantarkannya bergabung dengan Badan Intelijen Negara (BIN)pada 2013 sebagai anggota Dewan Analis Strategis.

Karier Silmy kemudian meluas ke sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia pertama kali dipercaya menjadi Komisaris PT PAL (Persero) pada 2011, sebelum akhirnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Pindad (Persero) pada 2014. Dalam waktu singkat, ia berhasil memulihkan kinerja perusahaan tersebut dan membuatnya kembali produktif.

Rekam jejak positif itu membuat Silmy terus dipercaya memimpin BUMN lainnya. Ia menjadi Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero) pada periode 2016–2018, dan kemudian Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada 2018–2023.

Berkat keberhasilannya membenahi berbagai perusahaan pelat merah yang sempat mengalami kesulitan finansial, Silmy dijuluki sebagai “Dirut spesialis BUMN sakit.”

Pada Januari 2023, Silmy kembali ke pemerintahan dengan menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi di Kementerian Hukum dan HAM.

Baca juga: Profil Edward Omar Sharif Hiariej, Akademisi Hukum Pidana yang Kembali Didapuk Jadi Wakil Menteri Hukum

Di posisinya itu, ia mendorong transformasi layanan keimigrasian berbasis digital serta memperkuat sistem keamanan perlintasan orang di Indonesia.

Kini, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Silmy Karim mengemban amanah baru sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, posisi yang menuntut perpaduan antara kemampuan manajerial, birokrasi, dan keamanan nasional, bidang yang telah lama menjadi keahliannya.

Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini