Mahasiswa Diajak Gibran Tinjau MBG dan Koperasi Desa, DPR RI Ingatkan Agar Tetap Kritis

TAJUKNASIONAL.COM Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mengingatkan mahasiswa yang ikut dalam kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar tetap menjaga sikap kritis terhadap program pemerintah.

Lalu menilai keikutsertaan mahasiswa dalam agenda pemerintah bukan sesuatu yang perlu dipersoalkan.

Menurutnya, mahasiswa justru bisa melihat langsung pelaksanaan program prioritas di daerah, sekaligus memberi masukan berdasarkan temuan lapangan.

Namun, politikus PKB itu menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kunjungan kerja tidak boleh membuat fungsi kritik mereka berhenti.

Mahasiswa tetap memiliki peran sebagai bagian dari kekuatan moral dan kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi.

Baca Juga: DPR RI Cecar Natalius Pigai Usai Ajukan Tambahan Anggaran Rp492,9 M Mendadak

“Sikap kritis mahasiswa tidak boleh dihentikan, itu menurut kami. Artinya mahasiswa juga memiliki pikiran terbuka, bisa melihat perkembangan dari program-program pemerintah yang akan dilaksanakan maupun yang sudah dilaksanakan,” kata Lalu di Kompleks Parlemen, Kamis (18/6/2026).

Pernyataan itu disampaikan merespons langkah Gibran yang mengajak sejumlah mahasiswa dalam kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur, Gorontalo, dan Papua.

Kunker tersebut berkaitan dengan upaya pemerintah memperkuat pengawasan serta menyempurnakan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

Dalam foto yang dibagikan Sekretariat Wakil Presiden, sejumlah mahasiswa tampak mengenakan jas almamater saat mengikuti rombongan Gibran menaiki tangga pesawat.

Mereka berasal dari sejumlah kampus, antara lain Universitas Sanata Dharma, Universitas Indonesia, Universitas Pelita Harapan, Universitas Jenderal Soedirman, dan Institut Seni Budaya Indonesia.

“Hari ini kami ditemani beberapa perwakilan mahasiswa. Kita akan berangkat ke Ende, Gorontalo, dan juga Papua,” kata Gibran di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (17/6), dikutip dari siaran pers.

Selain menanggapi kunker Gibran, Lalu juga berbicara soal pembubaran forum diskusi yang menghadirkan tiga pejabat tinggi negara di Universitas Gadjah Mada pada Senin (15/6) malam.

Baca Juga: Komisi III DPR RI Terima Keluhan Fasilitas Digital MA, Habiburokhman Minta Perbaikan

Forum itu dihadiri Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, dan Kepala Badan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko.

Lalu berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Ia menilai dinamika yang terjadi tidak perlu diperpanjang, terlebih para pejabat yang hadir disebut telah memahami suasana dan tidak mempermasalahkan kejadian tersebut.

“Tapi saya rasa sudah nggak ada masalah kan, Mas Nusron, Mas Daryono, Mas Budiman juga sudah memahami itu,” ujarnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini