TAJUKNASIONAL.COM Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan dirinya tidak memberikan arahan kepada putra bungsunya, Kaesang Pangarep, terkait keputusan maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.Â
Kaesang disebut telah menentukan langkah politiknya sendiri untuk bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah.
Jokowi mengatakan keputusan tersebut tentu telah melalui berbagai pertimbangan, termasuk kalkulasi politik dan risiko yang akan dihadapi Kaesang.
 Menurutnya, Dapil V Jateng bukan wilayah yang mudah untuk dimenangkan.
“Enggak ada, enggak ada, enggak pernah ada saya. Sudah memutuskan pasti sudah dihitung dengan kalkulasi-kalkulasi yang matang,” kata Jokowi, kepada awak media, Rabu.
Jokowi menilai Kaesang telah memahami tantangan politik yang akan dihadapi jika benar-benar maju dari dapil tersebut.
“Ya, itu sudah menjadi keputusan Mas Kaesang. Saya kira itu sudah dihitung,” kata Jokowi.
Baca Juga:Â Kaesang Bidik Dapil Puan, PSI Terang-teranganTantang PDIP?
Ia menambahkan, Kaesang dipastikan telah memperhitungkan berbagai kemungkinan sebelum mengambil keputusan.
“Sudah dikalkulasi apa risiko-risikonya dan pasti punya tim yang berkaitan dengan hitung-hitungan politik, tetapi ya kita tahu bahwa Dapil V Jawa Tengah itu adalah Dapil yang sangat berat,” tambahnya.
Kaesang Berpotensi Berhadapan dengan Puan Maharani
Keputusan Kaesang memilih Dapil V Jateng juga menarik perhatian karena membuka peluang persaingan dengan Puan Maharani, putri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Dapil V Jateng sendiri mencakup sejumlah wilayah, yakni Kota Solo, Kabupaten Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali. Jika maju dari wilayah tersebut, Kaesang akan menghadapi persaingan dengan sejumlah kandidat dari partai politik lain.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan Kaesang bersaing dengan Puan Maharani, Jokowi mengakui kemungkinan tersebut.
“Iya ya kalau di Dapil V ya,” imbuh Jokowi.
Meski tidak mengaku memberikan arahan politik kepada putranya, Jokowi mengatakan tetap memberikan dukungan dalam kapasitas sebagai orangtua.
Menurutnya, dukungan tersebut diberikan dalam bentuk restu dan doa, bukan menentukan pilihan politik anak.
“Orangtua itu hanya merestui dan mendoakan,” tandas Jokowi.
Baca Juga:Â Hasto Respons Kaesang Maju di Jateng V, Persaingan PDIP dan PSI Kian Memanas
Kaesang Fokus Garap Suara di Solo
Sebelumnya, Kaesang telah menyampaikan rencana pencalonannya untuk Pileg 2029 melalui Dapil V Jateng. Namun, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut menyatakan akan lebih fokus menggalang dukungan di Kota Solo.
Kaesang menjelaskan pembagian wilayah kerja internal partai membuat dirinya hanya mendapat teritori Solo. Sementara itu, Boyolali, Sukoharjo, dan Klaten telah menjadi wilayah kerja kader lainnya.

