Inggris, Australia, dan Kanada Resmi Akui Negara Palestina, Pecah Tradisi Barat

Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam keras pengakuan tersebut. Ia menyebutnya “absurd” dan memperingatkan bahwa hal itu bisa mengancam keberadaan Israel.

Keputusan bersejarah ini datang di tengah meningkatnya agresi militer Israel di Gaza.

Data Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sedikitnya 65.208 korban jiwa sejak serangan besar-besaran Israel, sebagian besar warga sipil. Agresi itu merupakan balasan atas serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan 1.219 orang di Israel.

Baca juga : Presiden Prabowo dan PM Anwar Serukan Perdamaian Iran–Israel dan Dukung Kemerdekaan Palestina

Tak hanya Inggris, Kanada, dan Australia, beberapa negara Eropa lain juga diperkirakan akan mengikuti jejak serupa.

Prancis disebut tengah mempersiapkan pengakuan, sementara Portugal akan mengumumkan secara resmi di New York bertepatan dengan pembukaan Sidang Majelis Umum PBB pada Senin (22/9).

Dengan langkah ini, jumlah negara yang mengakui Palestina semakin bertambah. Dari 193 anggota PBB, lebih dari 140 negara telah lebih dulu mengakui kenegaraan Palestina.

Masuknya tiga kekuatan Barat dinilai memberi momentum baru dalam diplomasi internasional, sekaligus memberi tekanan pada AS yang tetap bertahan dengan posisi lamanya.

Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini