Elektabilitas Partai Demokrat Naik di Jatim, ARCI Ungkap Peran AHY dan Emil Dardak

TAJUKNASIONAL.COM Elektabilitas Partai Demokrat menunjukkan tren kenaikan di Jawa Timur berdasarkan hasil survei terbaru Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI).

Dalam survei yang dilakukan pada 18-28 Agustus 2026 tersebut, Demokrat mencatat elektabilitas 12,5 persen, sekaligus menyamai perolehan Partai Golkar yang juga berada di angka 12,5 persen.

Peneliti ARCI Baihaki Sirajt mengatakan kenaikan elektabilitas Demokrat menjadi salah satu perkembangan yang menonjol dalam peta politik Jawa Timur.

Menurutnya, tren tersebut tidak terlepas dari kerja-kerja elektoral pengurus partai selama setahun terakhir.

“PKB stagnan, untuk PDIP ada progres meski sangat kecil. Sementara Golkar menurun sejak akhir tahun 2025 lalu. Kenaikan justru ada di Demokrat dampak kerja-kerja elektoral dari Emil Dardak beserta pengurus DPD selama setahun terakhir,” kata Baihaki saat memaparkan hasil survei di Surabaya, Jumat (4/9/2026).

Baca Juga: Daftar Menteri dari Partai Demokrat di Kabinet Merah Putih: Ada Cucu Penyumbang Pesawat Pertama Republik Indonesia

Demokrat saat ini berada di posisi kelima dalam survei ARCI. Partai tersebut berada di bawah Gerindra dengan 16,3 persen, PKB 15,1 persen, PDI Perjuangan 13,7 persen, serta Golkar 12,5 persen.

Meski belum menempati posisi tiga besar, capaian 12,5 persen menunjukkan Demokrat mampu mendekati partai-partai yang selama ini berada di papan atas elektabilitas Jawa Timur.

AHY dan Emil Dardak Jadi Faktor Pengerek

Baihaki menilai kenaikan elektabilitas Demokrat turut dipengaruhi efek elektoral atau coattail effect dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua DPD Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

AHY disebut memiliki pengaruh terhadap persepsi publik terhadap Demokrat, terutama melalui kinerjanya sebagai menteri di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Tentu yang juga sangat berdampak pada elektoral Demokrat ialah coattail effect dari AHY sebagai salah satu menteri dengan kinerja terbaik,” ujar Baihaki.

Selain AHY, popularitas Emil Dardak di Jawa Timur juga dinilai semakin memberikan kontribusi terhadap elektabilitas partai.

Baihaki mengatakan semakin banyak masyarakat yang mengetahui posisi Emil sebagai Ketua Demokrat Jawa Timur.

Kondisi tersebut dinilai memberikan keuntungan elektoral bagi partai di wilayah yang menjadi salah satu basis politik penting nasional.

Perubahan struktur kepengurusan Demokrat dalam setahun terakhir juga disebut menjadi salah satu faktor yang ikut mendorong kenaikan elektabilitas.

Baca Juga: AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat kepada Publik: “Mari Jadi Bagian dari Sejarah”

Demokrat Berada di Tengah Persaingan Ketat

Hasil survei menunjukkan persaingan partai politik di Jawa Timur masih berlangsung ketat. Gerindra memang masih menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi sebesar 16,3 persen, tetapi jarak dengan PKB hanya 1,2 poin persentase.

PDI Perjuangan berada di posisi ketiga dengan 13,7 persen, sedangkan Demokrat kini memiliki angka yang sama dengan Golkar.

Sementara itu, PSI memperoleh 5,1 persen, PAN 4,2 persen, NasDem dan PKS masing-masing 4,1 persen, PPP 1,5 persen, Perindo 1,1 persen, partai lainnya 3,5 persen, dan 6,3 persen responden tidak tahu atau tidak menjawab.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini