Bom Bunuh Diri Guncang Islamabad, 12 Tewas dan 27 Luka-luka

TAJUKNASIONAL.COM Sedikitnya 12 orang tewas dan 27 lainnya luka-luka dalam serangan bom bunuh diri yang mengguncang area parkir kompleks pengadilan di Islamabad, Pakistan, pada Kamis (13/11).

Serangan itu menambah panjang daftar aksi teror yang melanda Pakistan dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi, pelaku menargetkan kendaraan polisi setelah gagal masuk ke dalam kompleks pengadilan.

“Pelaku bom bunuh diri menargetkan kendaraan polisi karena tidak bisa masuk ke kompleks,” kata Naqvi kepada wartawan di lokasi kejadian.

Naqvi menambahkan bahwa aparat tengah berupaya mengidentifikasi pelaku serangan tersebut. Aparat keamanan menyebut mayoritas korban merupakan warga sipil, dan seluruh jenazah telah dibawa ke rumah sakit setempat.

Baca Juga: Israel Kembali Bombardir Jalur Gaza di Tengah Gencatan Senjata, Korban Jiwa Berjatuhan

Setelah ledakan terjadi, polisi bersama tim darurat segera menutup area kejadian dan memulai penyelidikan intensif untuk mengungkap jaringan pelaku di balik aksi bom bunuh diri tersebut.

Presiden Asif Zardari mengecam keras serangan itu dan menyebut aksi tersebut sebagai ulah teroris yang mendapat dukungan asing.

Zardari mengatakan teroris “yang disponsori asing” di Pakistan harus ditumpas.

Sementara itu, Perdana Menteri Shehbaz Sharif menuduh India berada di balik aksi teror tersebut.

“Sudah saatnya dunia mengecam konspirasi jahat India semacam itu,” ujar Sharif, menuding bahwa serangan itu “dilakukan dari wilayah Afghanistan dengan dukungan India.”

Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah India atas tudingan tersebut. Namun, India sebelumnya telah beberapa kali membantah tuduhan serupa yang dilontarkan oleh Pakistan.

Baca Juga: Bom Meledak di Luar Rumah Jurnalis Investigasi Italia, Diduga Ulah Mafia

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri pemerintahan sementara Afghanistan menyampaikan duka mendalam dan kecaman terhadap ledakan di Islamabad serta serangan bersenjata di Wana, kawasan Pakistan barat laut.

Sumber keamanan menyebut pasukan Pakistan saat ini tengah melakukan operasi militer terhadap tiga militan yang bersembunyi di sebuah gedung di Wana Cadet College, Waziristan Selatan.

Sekitar 500 taruna diketahui tinggal di asrama kompleks kampus tersebut.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini