TAJUKNASIONAL.COM Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo mengungkap adanya dugaan praktik suap jabatan di lingkungan Kementerian PU.
Dugaan tersebut mencuat setelah Dody menyebut ada pihak yang menawarkan uang tunai bernilai puluhan ribu dolar Amerika Serikat saat dirinya mulai melakukan pergantian pejabat lama di kementerian tersebut.
Dody mengatakan, sejak awal menjabat sebagai Menteri PU, dirinya mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan pembenahan internal.
Arahan itu, menurut Dody, bukan hanya terkait pembangunan infrastruktur, tetapi juga upaya membersihkan praktik yang dinilai tidak sehat di dalam birokrasi kementerian.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Banpres Rp1,2 Triliun untuk Pulihkan UMKM Terdampak Bencana di Tiga Provinsi
Dalam sebuah podcast, Dody menceritakan bahwa tawaran uang tersebut muncul ketika dirinya mulai mengganti sejumlah pejabat lama.
Ia menyebut uang itu diduga ditawarkan agar posisi jabatan tertentu tetap dipertahankan.
“Sampai kemudian tiba saatnya saya kan harus mengganti orang-orang lama kan. Eh ujug-ujug tuh, ada yang nawarin cash,” ujar Dody, Rabu (3/6/2026).
“Nilainya lumayan lah. Ya puluhan ribu US dollar,” sambungnya.
Menurut Dody, peristiwa tersebut menjadi tanda bahwa proses pembenahan internal di Kementerian PU bukan pekerjaan mudah. Ia menilai ada persoalan integritas yang harus segera diselesaikan agar tata kelola kementerian dapat berjalan lebih bersih dan profesional.
Dody mengatakan, tawaran uang itu menyadarkannya bahwa tidak semua pejabat lama bersikap terbuka terhadap kondisi sebenarnya di lingkungan kementerian. Ia mengaku awalnya mendapat kesan bahwa situasi berjalan baik, tetapi kemudian melihat adanya persoalan yang lebih dalam.
“Menyadarkan saya bahwa pejabat-pejabat lama ini ternyata enggak totally honest ke saya gitu loh. Jadi mereka mengatakan baik-baik saja, ternyata enggak baik-baik aja gitu loh,” ungkap Dody.
Ia menilai dugaan suap jabatan merupakan bagian dari budaya buruk yang harus dihentikan.
Menurutnya, jenjang karier di birokrasi seharusnya dibangun berdasarkan kemampuan, komitmen, integritas, dan kinerja, bukan melalui cara-cara yang tidak terpuji.
Baca Juga: Unggahan Kementrian PUPR Bantah Pernyataan Jokowi 6 Tahun Sudetan Ciliwung Mangkrak
“Kalau saya lihat selama ini ya, karir itu dicapai dengan segala macam cara gitu. Jadi ndak mesti you have your own brain, your own commitment, kemudian lu bisa naik. Enggak begitu gitu. Harus melakukan suatu tindakan-tindakan yang kurang terpuji untuk bisa meraih itu semua,” ujarnya.
Dody menambahkan, arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pembenahan di Kementerian PU menjadi pekerjaan rumah khusus bagi dirinya.
