Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal Dunia Akibat Kebakaran Rumah

TAJUKNASIONAL.COM Kabar duka datang dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atau BPK RI. Anggota IV BPK, Haerul Saleh, meninggal dunia setelah mengalami musibah kebakaran di kediamannya pada Jumat, 8 Mei 2026. Informasi tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam pernyataan resmi di Jakarta.

Peristiwa kebakaran itu disebut terjadi ketika rumah Haerul sedang dalam proses renovasi. Berdasarkan keterangan yang diterima Amran, api muncul secara tiba-tiba dan cepat membesar. Asap hitam pekat kemudian memenuhi lokasi hingga situasi sulit dihindari.

“Mentan Amran mendengarkan kronologis singkat kejadian kebakaran dari asisten rumah tangga, kejadian begitu cepat tatkala korban sedang mengawasi beberapa orang yang sedang memproses renovasi. Tetiba api membesar dan asap hitam tidak dapat dihindarkan,” demikian isi pernyataan tersebut.

Setelah menerima kabar wafatnya Haerul, Amran langsung menuju rumah sakit. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian salah satu pejabat negara tersebut. Menurut Amran, Haerul merupakan sosok yang dikenal tenang, sederhana, dan memiliki perhatian besar terhadap tata kelola pemerintahan.

Baca Juga: Entry Meeting BPK 2025, Kemenko PMK Tegaskan Komitmen Transparansi

“Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh. Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Amran.

Amran juga mengenang Haerul sebagai figur yang menjunjung profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia menilai almarhum selalu menempatkan kepentingan bangsa dan negara sebagai prioritas dalam pengabdian.

“Beliau sosok yang sangat menghargai kerja keras dan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Kami kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang telah banyak mengabdikan diri untuk Indonesia,” katanya.

Haerul Saleh menjabat sebagai Anggota IV BPK RI sejak April 2022. Dalam struktur BPK, posisi tersebut memiliki peran penting dalam pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

Situs BPK mencatat Haerul memiliki latar belakang pendidikan S1 Hukum dari Universitas Satria Makassar dan tengah menempuh S2 Manajemen di Universitas Moestopo.

Sebelum berkarier di BPK, Haerul pernah menjadi anggota Komisi XI DPR RI. Berdasarkan profil resmi BPK, ia tercatat menjabat di Komisi XI pada periode 2014-2019 dan 2019-2022.

Ia juga pernah aktif di Badan Legislasi DPR RI serta Badan Musyawarah DPR RI.

Baca Juga: Profil Dua Dirjen Kementerian PU yang Mundur Usai Temuan BPK, Ini Rekam Jejak dan Hartanya

Kepergian Haerul turut menjadi perhatian kalangan parlemen. Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyampaikan duka cita dan mengenang Haerul sebagai pribadi sederhana yang memberikan kontribusi positif selama bertugas.

Wafatnya Haerul Saleh meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan lembaga tempatnya mengabdi. Sosoknya dikenang sebagai pejabat yang berdedikasi dalam memperkuat akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan di Indonesia.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini