Melalui Kementerian Luar Negeri atau Kemenlu, Pemerintah Indonesia menggelar Joint Statement atau pernyataan bersama !
Yang menuntut dijaminnnya keamanan dan keselamatan bagi para personel yang bertugas sebagai bagian dari pasukan perdamaian PBB di misi keamanan internasional.
JOINT STATEMENT ON THE SAFETY AND SECURITY OF PEACEKEEPERS, demikian pernyataan bersama untuk keselamatan dan keamanan pasukan perdamaian PBB yang diiniisiasi Pemerintah Indonesia tersebut.
Aksi Pemerintah Indonesia ini mendapat dukungan luas dari publik global!
Dengan banyak negara bergabung dalam JOINT STATEMENT ON THE SAFETY AND SECURITY OF PEACEKEEPERS ini.
Negara-negara Eropa seperti Portugal, Swedia, Swiss, United Kingdom atau Inggris Raya, hingga negara-negara Eropa Timur seperti Estonia, Bulgaria dan Hungaria turut serta.
Sejumlah negara Afrika seperti Ghana, Kongo, Mesir dan Aljazair juga ada dalam daftar yang mendukung pernyataan bersama yang diinisiasi Pemerintah Indonesia ini.
Namun dari kawasan regional Asia Tenggara atau ASEAN, seruan ini tidak disambut Pemerintah Singapura.
Dalam daftar negara pendukung yang diumumkan, Singapura jadi satu-satunya negara ASEAN yang tidak ikut bergabung dalam Joint Statement ini.
Baca Juga: Isreal Kembali Berulah! Markas Pasukan Indonesia di Lebanon UNIFIL Disasar
Nah, berikut daftar negara pendukung JOINT STATEMENT ON THE SAFETY AND SECURITY OF PEACEKEEPERS yang diinisiasi oleh pemerintah Indonesia ini.
