Profil Woodyrman, Selebgram Brunei yang Ditangkap Terkait Penganiayaan Maut di Blok M

TAJUKNASIONAL.COM Selebgram asal Brunei Darussalam, Mohammad Irman Ali alias Woodyrman, menjadi sorotan setelah ditangkap terkait dugaan penganiayaan terhadap sesama warga negara Brunei di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Kasus tersebut viral di media sosial setelah rekaman CCTV memperlihatkan korban berinisial MHF terjatuh tidak sadarkan diri usai diduga dipukul menggunakan tas kertas berisi botol kaca pada Rabu (6/5/2026) dini hari.

Korban yang berusia 30 tahun sempat menjalani perawatan intensif selama 10 hari.

Namun, nyawanya tidak tertolong. Saat ini, Woodyrman telah diamankan dan menjalani proses penyidikan di Polda Metro Jaya.

Woodyrman memiliki nama lengkap Mohammad Irman Ali.

Baca Juga: Profil Yeka Hendra Fatika, Eks Anggota Ombudsman yang Jadi Tersangka OOJ

Ia merupakan warga negara Brunei Darussalam dan dikenal sebagai influencer sekaligus trader.

Namanya mulai dikenal di media sosial sejak 2020 melalui konten-konten seputar trading, finansial, dan gaya hidup.

Di Instagram, Woodyrman memiliki lebih dari 24 ribu pengikut. Ia kerap memperkenalkan diri sebagai trader profesional dan konten kreator.

Woodyrman juga disebut memiliki sertifikasi Certificate in Technical Analysis atau CTA dan dikenal sebagai pendiri komunitas trading.

Selain membuat konten finansial, Woodyrman beberapa kali terlihat berkolaborasi dengan figur publik dan influencer Indonesia.

Beberapa nama yang pernah muncul dalam kontennya antara lain Praz Teguh, Cellos, Sintya Marisca, Bachrul Alam, dan Aleh Rahmat Hidayat.

Dalam unggahan media sosialnya, Woodyrman juga sempat membagikan aktivitas touring vespa di Sumatera Barat bersama sejumlah influencer.

Namun, namanya kini menjadi perhatian bukan karena aktivitas konten, melainkan karena kasus dugaan penganiayaan yang berujung maut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan peristiwa bermula ketika korban bersama sejumlah rekannya sedang berkumpul di depan minimarket dekat hotel tempat mereka menginap di kawasan Blok M.

Tak lama kemudian, Woodyrman datang membawa tas kertas yang diduga berisi botol kaca. Keduanya sempat berbincang sebelum akhirnya terlibat cekcok.

“Pelaku diduga memukul korban satu kali pada bagian kepala menggunakan paper bag yang berisi botol kaca hingga korban terjatuh,” kata Budi, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga: Profil Deddi Nordiawan: Lulusan SMA Taruna Nusantara TN4 jadi Ketua Umum Ikastara Keempat Periode 2011-2014, Dikenal dengan Amal Baiknya untuk Masyarakat Luas

Menurut polisi, pertengkaran awalnya terjadi di depan minimarket, lalu berpindah ke seberang jalan dekat hotel korban.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, beberapa orang terlihat mencoba melerai saat keduanya mulai terlibat kontak fisik.

Korban yang mengenakan kaus putih kemudian terjatuh dari trotoar ke pinggir jalan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Rekan-rekannya membawa korban kembali ke hotel sebelum akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina.

Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Dimitri Mahendra, menyebut korban mengalami luka serius di kepala.

Hasil rekam medis menunjukkan bagian belakang kepala korban terbentur, terdapat hematoma di mata kiri, serta cedera pada tulang selangka kiri.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini