Tambang Baru itu Bernama Ekonomi Kreatif

Kedua, peningkatan produk bernilai tambah tinggi berbasis seni dan budaya Indonesia sebagai Trendsetter Regional dan Global secara bertahap.

Ketiga, peningkatan daya saing indutri konten berbasis kekayaan budaya dan Intelektual.

Keempat, pengembangan hub ekonomi kreatif serta klaster ekonomi kreatif dan digital.

Kelima, penumbuhan Startup kreatif dan Digital.

Keenam, peningkatan partisipasi pada rantai pasok Global. Ketujuh, penguatan kelembagaan ekonomi kreatif.

Melihat 7 poin tersebut, arah kebijakan ekonomi kreatif Indonesia memiliki nilai nilai yang cukup kuat untuk diterjemahkan dalam ekosistem ekonomi kreatif.

Hal ini harus kita sambut baik. Mari bergandeng tangan membesarkan ekonomi kreatif Indonesia.

Film Animasi Jumbo salah satu bukti bahwa anak bangsa mampu menciptakan karya yang berkualitas.

Baca juga: Laporkan Kinerja Setahun Terakhir, Menteri Ekraf Sebut Ekonomi Kreatif Sumbang Rp1.500 Triliun ke PDB

Alhasil ditonton jutaaan orang dan menjadi film terlaris sepanjang masa di Indonesia.

Oleh Hasbil Mustaqim Lubis (Deputi Ekonomi Kreatif DPP Partai Demokrat)

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini